Azhar - Pengabdi Lingkungan Tanah Tsunami
Monday, March 17, 2008
Kegiatan saya sebagai kontributor Tulisan di Media WWF Salam masih berlanjut. Bahkan beberapa teman sebagai kontributor tetap sekarang memberikan kontribusi lebih sebagai pengasuh rubrik. Dan terbitan Salam kali ini bisa dilihat di sini. Kali ini saya mengangkat profil Pak Azhar – seorang pengabdi lingkungan dari aceh. Wawancara saya lakukan melalui Handphone disela kegiatan pak Azhar di satu siang di desanya. berikut petikannya yang saya sadur dari Buletin salam:
Azhar, "The Hidden Beauty"
Dari 12 orang pembawa obor olimpiade (torch bearer) di Jakarta tanggal 22 April 20078, terselip nama Azhar. Sosok pria setengah baya ini mungkin asing di telinga kalangan pemerhati lingkungan di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, namun ‘pahlawan’ bagi penduduk Desa Lam Ujong. Berangkat dari tekad kuat mengembalikan ‘kehijauan’ 30 ha kawasan di sekitar desanya yang hancur akibat tsunami, tanpa dinyana beliau telah membantu lebih dari 100 keluarga yang mata pencahariannya bergantung pada keberadaan bakau.
Kiprah Pak Azhar putra asli Aceh ini dimulai tidak lama setelah bencana terjadi. Keterbatasan dana dan bantuan tenaga ketika itu tidak mematahkan usaha Pak Azhar untuk menanam kembali bibit bakau yang beliau yakini dapat melindungi desanya dari gelombang, angin kencang, abrasi, dan mengembalikan udang, ikan dan kepiting. Ide dan tindakan yang semula dikatakan gila berubah menjadi satu harapan begitu Wetlands Internasional Indonesia Programme (WIIP) mendukung usaha ini melalui program “Green Coast”, program untuk memberdayakan ekonomi masyarakat setempat melalui penanaman bakau.

Suatu siang, SAlam menghubungi Pak Azhar lewat telepon yang disambut dengan derai tawa dan keramahan khasnya yang sederhana. Berikut hasil obrolan redaksi kami Be Samyono dengan Pak Azhar.
Selamat Pak Azhar atas terpilihnya Bapak sebagai salah satu pembawa obor Olimpiade!
Bagaimana awal mula “Green Coast Project” ini?
Bagaimana perkembangan proyek tersebut sekarang?
Apa harapan Bapak ke depannya bagi lingkungan NAD khususnya kawasan pesisir?
Azhar satu dari enam tokoh penggerak lingkungan yang dicalonkan WWF kepada Coca Cola sebagai pembawa obor olimpiade (torch bearer) di Jakarta pada Hari Bumi, 22 April 2008. Coca Cola, sebagai salah satu sponsor Olimpiade, mendapat kesempatan untuk memilih 6 torch bearer yang semuanya diberikan ke tokoh-tokoh lingkungan.
#########
Penanggung jawab: Mubariq Ahmad
Pemimpin Redaksi: Nazla Mariza;
Redaksi: Melur Pinilih, Be Samyono, Nur Anisah, Aji Kuspriyanto
Kontributor:Lona Desainer: Downey Ilustrator:R.Sugiri (08129681020)Ewin (0818198910) Alamat : Kantor Taman A9, Unit A-1 Kawasan Mega Kuningan Jakarta 12950 - Indonesia
Tel. +6221 576 1070 Fax. +6221 576 1080
Website: www.wwf.or.idwww.supporterwwf.org Email:support-wwf@wwf.or.id
Mailing List:supporter-wwf@yahoogroups.com
Labels: Publikasi
posted by kinanthi sophia ambalika @ 3/17/2008 08:54:00 AM -
11 comments
Makan Tuh Cinta!
Monday, March 03, 2008
By Be Samyono (03032008.12.46)Publikasi
Allhamdulillah, Telah terbit Buku komedi cinta bertajuk: MAKAN TUH CINTA, buku hajatan yang ke 3 yang saya tulis bersama 15 rekan dari Blogfam melalui ajang kompetisi dan seleksi. Berikut resensinya dan moga bisa menambah SENYUM dalam memaknai CINTA. Nuansa Humor dalam 15 Kisah Komedi Cinta. Di cerita ke 13 terdapat: EMILI - MAUDI O. MELLI - SURATI satu kisah satire saya mengenai seorang pria diantara 3 cinta wanita:

Resensi:
Barangkali humor bisa menjadi semacam oase yang menyejukkan di tengah krisis yang masih betah mendera Indonesia. Humor dikenal sebagai obat yang manjur untuk pengusir stres. Selain itu, humor adalah berkah terbesar bagi kemanusiaan, demikian ucap Mark Twain. Oase humor ini bisa kita lirik dari maraknya kehadiran buku-buku humor yang terus bermunculan. Selain muncul dalam media buku, tidak sedikit pula yang hadir di ruang maya, terutama dalam blog. Semisal, blogfam yang menjadi komunitas blog terbesar di Indonesia mencoba memilih 15 cerita komedi cinta terbaik. Lalu mereka menerbitkan dengan judul Makan Tuh Cinta! Makan Tuh Cinta! berisi lima belas cerita pendek bernuansa komedi. Ditulis dengan bahasa keseharian yang sederhana tapi mengena. Lewat gaya menulis yang nge-pop ini, lima belas penulis coba meramaikan khasanah humor dengan cara yang berbeda. Ya, semua bertema soal cinta.Cinta dan humor jika diramu bersama-sama akan memunculkan romantis kocak. Seperti kata Rane, seorang blogger yang member testimony dalam sampul belakang buku Makan Tuh Cinta! Ya, kocak karena persoalan simple saja bisa membuyarkan hubungan cinta seseorang seperti yang diceritakan Benny Oktaviano.Selanjutnya cerita cinta dan komedi dari berbagai sudut pandangan kekonyolan dan kekocakan bisa Anda nikmati dalam Makan Tuh Cinta! yang diterbitkan oleh Gradien Mediatama. Barangkali kisah-kisah ini ada yang mirip dengan kisah cintamu. Mungkin juga kisah-kisah dalam buku ini bisa dijadikan referensi agar kisah cintamu lebih berwarna-warni ketimbang sebelumnya
Labels: Publikasi
posted by kinanthi sophia ambalika @ 3/03/2008 12:38:00 PM -
6 comments