Hanya Kubangan!

Tuesday, February 15, 2005

By: Sam (150205.18.36)

Ritual hari ini tak beda dengan kemarin juga dengan hari hari yang lalu. Keluar rumah pukul 6.30, memperpanjang tidur di mobil dan akan terbangun saat ada pemeriksaan mobil, begitu memasuki area gedung. Kadangpun ini sama sekali tak menggagu tidurku karena para satpan biasanya enggan memeriksa mobil bila antrian pagi demikian panjang. Cukup diintip!

Namun hari ini beda. Beberapa kali aku terbangun aku dapati mobil taklah jauh bergerak. Siaran radio sengaja diperbesar untuk memastikan ada apa di depan sana sehingga kemacetan sudah mulai lebih dari 7 km. Taklah jelas, yang pasti kemacetan bermuara di terowongan kampung melayu. Bisa kubayangkan masih 5 km lagi! Mobil tak ubahnya seperti siput.

Mataku sudah tak bisa terpejam lagi, mestinya waktu satu setengah jam ini aku sudah berada dikantor. Ber hai dengan teman2 diujung komputer disana lewat yahoo mesenger. Atau setidaknya sibuk menjadwal prioritas kerja hari ini. Radio terus berkicau mengenai komentar beberapa pengendara yang sebagian besar melewati rute ini. Mulai dari keluhan himbauan hingga ejekan, kepada siapa lagi kalau bukan Pemda DKI.

Dijakarta seperti halnya bersantap simalakama setiap harinya. Berkendara makin macet, naik publik transport tergencet. Tak pernah ada pilihan yang melegakan. Sudah pasti umur habis di jalan. Kupikir mungkin akan lebih berhemat bila punya mobil karavan. Pagi sopir bisa mengantar, sementara di karavan kita bisa memulai aktifitas. Mulai dari mandi, sarapan, nonton TV sejenak atau bereproduksi lebih dahulu. Efisien tentunya!

Kubayangkan kapan jakarta akan seperti singapura. Dimana kemanjaan diberikan kepada penduduknya. Tak perlu cemas dengan barang dan perhiasan yang kita pakai saat bepergian dengan bus atau MRT. Tak perlu pula memburu angkutan dan berjuang dalam himpitan. Setidaknya penduduk cukup dimanusiawikan dengan angkutan yang layak. Tak hanya sekedar kaleng berasap yang bergerak.

Ahh ..... akhirnya mobil mendekati terowongan kampung melayu setelah hampir 2 jam tersendat. Aku bertanya tanya ada kendaraan mogokkah?, kecelakaankah? Atau pekerjaan umumkah? ..... ya Allah semua itu tak ada!

Kulihat kubangan air bekas hujan semalam jadi biang keroknya .... duh gusti! Konyol sekali !

posted by kinanthi sophia ambalika @ 2/15/2005 05:09:00 PM -

0 Comments:

Post a Comment

<< Home