Dikala......

Wednesday, February 16, 2005

By: sam (160205.09.11)

Ada kala hidup menempatkan kita pada cinta superior, tidak saja kita mendapat peran untuk mampu mengejar cinta namun juga untuk menolaknya. Semangat adalah api yang panas membakar, tak ada kata untuk ditolak kecuali menolak.

Tapi tak jarang hidup menempatkan kita pada cinta inferior, tidak saja kita begitu tertatih untuk mengejar cinta namun juga terbentur pada penolakan. Semangat tak ubah bagai lilin yang terus mencair terkena bara, tak ada kata diterima apalagi menerima.

Indahnya cinta Kala berada dalam kesetaraan, saling membutuhkan juga mengisi. Tiada kata yang tak terasa manis dan tak ada waktu yang terasa sepi.

Hancurnya cinta kala tak berada dalam kesetaraan, membutuhkan dalam tak kesampaian, mengisi hanya sebagai luapan. Tiada kata yang tak terasa kelu dan taka da waktu kecuali sepi.

Banyak hati yang dibalut dan dibekukan dari cinta karena takut kembali tertusuk dan luka. Mengapa?......

Hati bukanlah sekedar daging yang hanya bisa dilindungi untuk tidak luka dan segera disembuhkan. Lebih dari itu dia punya nurani untuk bisa melihat dan belajar. Menegarkan diri dan berbijak menghadapi cinta lain di depan. Bukan makin diisolir dari derita lalu hingga tak lagi peka.

Peka dalam menerima rahmat ….. Cinta.

posted by Be Samyono @ 2/16/2005 10:27:00 AM -

1 Comments:

Blogger Nahria Medina Marzuki said...

Cinta = understanding each other; it's not take,it's not give..but it's take and give;honesty;patient;pure without disguise

12:42 PM  

Post a Comment

<< Home