Panggung Srimulat 1

Thursday, December 16, 2004

By: Sam 15/12/04

Mangga dua rasanya masih menjadi pilihan untuk membeli secara grosir. Tak bisa dipungkiri. Terlebih di Toko langgananku. Toko Cik Mei. Serba ada. Alat tulis mulai dari paper klip sampai papan tulis, dari tinta hingga sepeda motor wah. Gudangnya Cuma satu. Teleponnya!!! Apapun yang kita order. Telpon diangkat....beres.

Begitu turun dari mobil aku sudah memberi order yang jelas pada sopirku. “Aku cuma sebentar, jangan jauh-jauh parkirnya“ Akupun segera berlalu begitu pintu ditutup.
Di tempat Cik Mei aku perlu hanya mengulurkan daftarku, tunggu sebentar, barang ditulis dinota, di ambil dan di pak tinggal bayar. Praktis, singkat! Satu hal yang aku sukai dan tak kudapat di toko lain. Satu hal yang layak untuk dijadikan contoh dan bukan dijadikan satu kecemburuan. Terlebih kecemburuan sosial.
“Dibantu bawa?” Cik Mei berbasa basi sambil mengulurkan uang kembalian.
Aku mengangguk sekenanya karena ku yakin Cik Mei tak perlu jawaban ini.
Barang berat sudah diletakkan pembantu Cik Mei di tempat aku menunggu sopir, tipspun sudah diterimanya. Aku duduk di bangku panjang menerima teh botol dari tukang jual minuman langgananku sembari sibuk menelepon sopir. Jujur perutku sudah kenyang. Tapi hubungan antar relasi lebih berharga dari sebotol teh.
“Tutt...Tut.... telepon yang anda tuju tidak dapat dihubungi, silahkan.....” Suara manis diujung sana menyapa. Tentu ini bukan suara istri sopirku, Tapi suara Veronica. Pemilik suara merdu yang seringkali bikin jengkel. Cepat cepat kuputuskan.
Dua kali aku coba hingga 5 kali. Setengah jam aku tunggu hingga berlebih seperempat jam lagi. Habis sudah sabarku di seling komentar tukang jual minum tadi.
“Masih Belum dijemput mas?
“Blom”
“Ditelpon saja, car callnya susah”
“Sudah...nggak ada sinyal“
“ Memang parkirnya dimana“
“ Khan .... yang bawa mobil sopir tadi“
“Oh...kalau gitu sopirnya saja ditanya sekarang ada dimana?“
„Duh !!!“ Seperti dipanggung srimulat rasanya.

posted by Be Samyono @ 12/16/2004 11:10:00 AM -

0 Comments:

Post a Comment

<< Home